Showing posts with label tentang gula. Show all posts
Showing posts with label tentang gula. Show all posts

Wednesday, August 5, 2020

Manfaat Gula Kelapa Bagi Kesehatan

membuat gula kelapa secara tradisional

Gula yang berwarna cokelat ini sering kita sebut sebagai gula merah, gula kelapa, atau gula jawa.

Gula kelapa menarik perhatian banyak orang yang sadar kesehatan karena kandungan fruktosa yang rendah dan indeks glikemik yang rendah. Gula kelapa asli juga tidak dimurnikan atau diubah secara kimia dan tidak mengandung bahan buatan atau zat sintetis.

Berikut ini enam manfaat luar biasa dari gula kepala yang membuat Anda yakin untuk menyingkirkan gula putih.

Indeks glikemik rendah

Indeks glikemik (GI) adalah pengukuran yang mengevaluasi makanan yang mengandung karbohidrat dan dampaknya terhadap kadar gula dan glukosa darah kita.

GI Gula kelapa berkisar relatif rendah yaitu 35 dibanding gula lain yang diatas 60.

Selain itu, gula kelapa mengandung serat yang disebut inulin yang diketahui memperlambat penyerapan glukosa.

Nutrisi relatif tinggi

Mengandung sekitar 16 kalori dan empat gram karbohidrat per sendok teh, gula kelapa mungkin tidak menurunkan asupan kalori Anda.

Sementara, gula putih biasa adalah apa yang disebut sebagai ‘kalori kosong’ yang berarti tidak mengandung nutrisi.

Gula kelapa, kaya akan antioksidan, zat besi, kalsium, dan kalium.

Tidak disempurnakan

Gula kelapa adalah salah satu pemanis alami yang paling dicari. Jauh dari proses pemurnian yang luas, yang harus dijalani oleh gula biasa, gula kelapa murni dan langsung dari alam. Anda dapat menggunakannya untuk menyiapkan berbagai makanan penutup dan minuman.

Sedikut kandungan fruktosa

Fruktosa adalah varian gula yang dengan cepat diubah menjadi lemak oleh tubuh kita. Fruktosa tidak mudah dipecah, dan hanya hati yang mampu memecah fruktosa, dan penguraian kompleks ini mengarah pada pembentukan trigliserida (suatu bentuk lemak).

Gula kelapa mengandung 70 hingga 75 persen sukrosa dan sekitar 20 hingga 30 persen fruktosa dibandingkan dengan gula putih yang tinggi dalam fruktosa dan glukosa.

Elektrolit yang lebih baik

Dengan kadar kalium, magnesium dan natrium yang tinggi, gula kelapa memiliki kemampuan untuk mengatur kadar air dalam tubuh.

Tahukah Anda bahwa ia memiliki kalium sekitar 400 kali lebih banyak daripada gula putih ?! Jadi, pastikan Anda menggunakan pemanis jenis ini dalam jumlah sedang.

Baik untuk kesehatan usus

Kandungan serat dalam gula kelapa memiliki kemampuan untuk meningkatkan pertumbuhan bifidobacteria usus.

Bifidobacteria telah dikenal untuk membantu memulihkan bakteri baik dalam usus dan juga meningkatkan kekebalan Anda. Bifidobacteria diketahui memproduksi tiamin, riboflavin, vitamin B6, dan vitamin K.

Perlu diingat, untuk mendapatkan manfaat maksimal dari gula kelapa, Anda harus berhati-hati memilih gula kelapa yang asli, bukan yang campuran. Beberapa merek mungkin menjual gula kelapa yang dicampur dengan gula tebu. Karena itu, baca label bahan dengan cermat sebelum membeli.

Sumber: Intisari.grid.id

Posted on 8/05/2020 01:54:00 PM | Categories:

Thursday, July 23, 2020

10 Manfaat Gula Aren Bagi Kesehatan


Nama gula aren kini makin terkenal namanya gara-gara minuman kekinian seperti es kopi susu dan boba. Walaupun kalorinya cukup banyak ternyata ada manfaat gula aren yang belum banyak diketahui. 

Kandungan gula aren (gula merah)

Teman perlu tahu bahwa manfaat gula aren (gula merah) tidaklah terlepas dari kandungan zat gizi pada gula aren. Beberapa kandungan zat yang ada di dalam gula aren, yaitu karbohidrat, protein, lemak, kalsium, zat besi, fosfor, vitamin B3 (niasin) dan vitamin C. Gula aren juga mengandung fruktosa dan sukrosa yang cukup tinggi sehingga memberikan citarasa manis alami nan sehat.

Manfaat gula aren (gula merah) bagi kesehatan tubuh

Tidak hanya berguna sebagai penambah citarasa makanan, gula aren (gula merah) juga baik untuk kesehatan tubuh. Berikut beberapa manfaat gula aren bagi kesehatan tubuh:

1. Mencegah penyakit kanker

Manfaat gula aren bisa mencegah berbagai jenis penyakit kanker. Hal ini dikarenakan gula aren memiliki kandungan vitamin C yang sangat tinggi sehingga mampu menangkal berbagai radikal bebas penyebab penyakit kanker.

2. Mengatasi masalah anemia

Selain vitamin C, gula aren juga mengandung zat besi yang cukup banyak. Zat besi di dalam gula aren memiliki manfaat untuk meningkatkan produksi sel darah merah sehingga masalah anemia bisa diatasi.

3. Mencegah kerusakan kulit

Kandungan antioksidan di dalam gula aren tidak hanya berfungsi untuk mencegah penyakit kanker saja melainkan juga baik untuk kesehatan kulit. Melalui kandungan antioksidan, gula aren bermanfaat untuk mencegah kerusakan kulit.

4. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Konsumsi gula aren ternyata juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Hal ini tidak terlepas dari kandungan antioksidan yang cukup tinggi di dalam gula aren. Jadi, teman juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan mengonsumsi gula aren atau melalui makanan yang mengandung gula merah ini.

5. Menjaga kadar kolesterol tetap normal

Ada satu manfaat gula aren yang baik untuk kesehatan jantung. Manfaat gula aren tersebut yaitu bisa menjaga kadar kolesterol tetap normal. Ini dikarenakan adanya kandungan niasin atau vitamin B3 yang cukup banyak di dalam gula aren.

6. Menghaluskan kulit

Kandungan antioksidan di dalam gula aren yang baik untuk kulit semakin lengkap dengan kandungan niasin di dalamnya yang juga baik untuk kulit. Manfaat gula aren bisa membuat kulit Anda menjadi halus dan lebih indah.

7. Menjaga kesehatan sistem pencernaan

Manfaat gula aren juga baik untuk kesehatan sistem pencernaan. Gula aren mengandung banyak serat makanan. Kandungan serat makanan inilah yang membuat proses pencernaan berjalan dengan baik.

8. Menjaga stabilitas suhu tubuh

Gula aren juga bisa menghangatkan tubuh. Hal ini akan lebih terasa jika Anda mengonsumsi gula aren bersama dengan jahe dalam bentuk wedang jahe. Manfaat gula merah ini juga bisa mencegah atau meredakan gejala flu.

9. Mengobati sariawan

Jika Anda sedang sariawan maka Anda cukup mengonsumsi gula aren karena bisa mengobati sariawan pada gusi atau bibir Anda. Anda bisa mengonsumsi gula aren secara langsung atau dalam bentuk makanan lainnya.

10. Mendukung program diet

Bagi Anda yang sedang menjalani program diet maka sebaiknya gantilah gula putih Anda dengan gula merah yang satu ini. Gula aren memiliki kandungan kalori yang lebih rendah dibandingkan gula pasir sehingga baik untuk menjaga batasan jumlah asupan kalori harian.

Banyak juga ya ternyata manfaat gula aren. Biarpun begitu, jangan terlalu banyak mengonsumsi boba ya agar tidak diabetes dan gangguan pencernaan!
sumber: doktersehat.com
Posted on 7/23/2020 08:06:00 PM | Categories:

Sunday, July 19, 2020

Brown Sugar: apa bedanya dengan gula merah lain?


Dunia per-gula-an tuh ternyata menarik dan banyak hal baru yang bisa kita pelajari. Setelah tau tentang gula aren dan gula jawa, sekarang kita mo bahas singkat gula yang sering digunakan pada minuman kekinian, yaitu brown sugar. Lalu apa bedanya gula ini dengan gula merah lain? Ternyata brown sugar adalah gula pasir yang terbuat dari tebu. Namun, brown sugar diberi sirup molase saat proses pembuatannya sehingga warnanya jadi lebih cokelat. Warna cokelat brown sugar mulai dari warna terang hingga warna cokelat tua (dark brown sugar). Umumnya brown sugar berbentuk butiran kristal atau pasir dan sangat mirip dengan gula pasir. Rasa brown sugar manis dengan aroma karamel yang khas, bisa digunakan untuk pemanis kue dan minuman. Buat penderita diabetes harus berhati-hati ya, karena indek glikemik brown sugar sama seperti gula pasir.


Posted on 7/19/2020 05:07:00 PM | Categories:

Saturday, July 18, 2020

Gula Putih dan Gula Merah



Dalam dunia kuliner di Indonesia, kita mengenal dua jenis gula yang acap digunakan untuk campuran makanan atau minuman. Dua jenis gula tersebut yang sering ditemui adalah gula putih dan gula merah. Gula putih ini antara lain gula batu dan gula pasir yang bahan awalnya berasal dari batang tebu. Sedangkan gula merah yang juga sering ditemui adalah gula aren, gula enau, serta gula kelapa. Lalu, bagaimana dengan gula jawa?
Ternyata gula jawa adalah nama lain gula kelapa yang juga tergolong dalam gula merah. Alasan dari gula kelapa disebut sebagai gula jawa karena banyak berasal dari daerah-daerah di pulau Jawa di antaranya kabupaten Purworejo. 
Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat dua jenis gula yaitu gula putih dan merah. Gula putih berasal dari olahan batang tebu, kemudian untuk gula merah berasal dari olahan air nira aren dan juga air nira kelapa. Sudah jelas kan dari segi asal muasal pembuatan gula sudah berbeda.


Posted on 7/18/2020 05:57:00 PM | Categories:

Friday, July 17, 2020

Membedakan Gula Jawa dan Gula Aren


Jadi, ada dua jenis gula yang sering disama-samakan padahal aslinya berbeda: gula jawa/gula kelapa dan gula aren/gula nira. Kamu yang sering di dapur, harus banget tahu perbedaan keduanya. Simak!

1. Bahan asal

Gula jawa: berasal dari nira pohon kelapa
Gula aren: berasal dari nira pohon aren atau enau. 
Nira yang telah disadap ini dimasak hingga mengental, lalu dituang dalam cetakan dan didinginkan. Gula jawa asli maupun gula aren asli, disebut asli jika dibuat 100% dari bahan-bahan alami ini.
2. Bentuk dan warna


Gula jawa: banyak dijual dalam bentuk silinder kecil yang padat. Teksturnya lebih keras. Sedangkan warna cokelat gula jawa lebih kemerahan (makanya disebut gula merah), beberapa ada yang cokelat muda. 
Gula aren: biasanya dicetak dengan batok kelapa. Teksturnya lebih getas, lebih mudah dihancurkan, dan terdapat butiran-butiran menyerupai kristal di dalamnya. Warna: gula aren warna cokelatnya lebih pekat dan gelap. 

3. Rasa

Meski nyaris sama, gula aren terasa lebih legit dibandingkan gula jawa. Aroma dari gula aren pun terasa lebih kuat. Kesimpulannya, gula aren memiliki rasa dan aroma yang lebih spesial dan unik dibandingkan gula jawa.

4. Penggunaan

Gula jawa: Karena aroma dan rasanya yang nggak terlalu kuat, gula jawa lebih sering digunakan saat memasak karena nggak akan mengalahkan aroma asli dari bahan makanan utama. Contoh makanan yang sering menggunakan gula jawa seperti klepon, bumbu rujak, atau semur.
Gula aren: lebih sering digunakan dalam campuran minuman karena warnanya yang lebih pekat dan tampak cantik saat berpadu dengan air kelapa, santan, dan minuman segar lainnya. Misalnya es cendol, es cincau, wedang ronde, atau kolak. Gula aren juga menambah kenikmatan minuman kopi dengan rasa dan aromanya yang khas.
Hati-hati! Selain gula jawa dan gula aren yang asli, ada juga yang sudah dicampur dengan gula tebu. Beberapa ciri-cirinya adalah warnanya yang cenderung gelap dan mengkilap, teksturnya keras, rasa manis yang terlalu dan agak pahit, dan lebih encer ketika dicairkan.
Semoga penjelasan di atas membantumu untuk lebih jeli membedakan antara gula jawa dan gula aren, ya! Tentunya dengan yang sudah ada campurannya juga.
disarikan dari: hipwee.com



Posted on 7/17/2020 08:52:00 PM | Categories:

Jangan Salah Kaprah: Mana yang Lebih Sehat, Gula Aren atau Gula Kelapa?

Siapa sih yang ga pengen sehat? Banyak cara menuju sehat, salah satunya dengan mengurangi konsumsi gula pasir atau gula tebu. Seperti bunyi iklan pemanis yg itu: ganti gula anda dengan..... Titik-titiknya bisa diisi sendiri, tapi setelah membaca yang berikut yaa...:)

Banyak orang kini beralih ke gula aren atau gula kelapa sebagai pengganti gula pasir. Jenis yang populer adalah gula semut, berbentuk butiran berwarna coklat. Di bungkusnya biasa ditulis: Palm sugar (gula aren) atau coconut palm sugar (gula kelapa). Etapiii. ...taukah teman-teman, mana yang lebih sehat: gula aren atau gula kelapa? 

Gula aren

Gula aren adalah gula yang dihasilkan dari tanaman aren atau palem (palm tree) sehingga sering disebut sebagai palm sugar atau palm suiker. Nira dari tandan bunga pohon aren diproses menjadi pemanis alami melalui proses pemanasan dan pendinginan. Gula aren biasanya dicetak dalam bentuk silinder dan setengah lingkaran. Bentuk olahan lain berupa gula semut yang kini populer sebagai pengganti gula pasir. Gula aren memiliki indeks glikemik lebih rendah dari gula pasir tapi lebih tinggi dari gula kelapa yaitu sekitar 70 (dari skala 0-100).

Gula kelapa

Gula semut adalah salah satu bentuk olahan gula kelapa (coconut sugar) yang bahan bakunya dari pohon kelapa. Olahan gula kelapa biasanya diproses ke dalam dua bentuk, yaitu gula kelapa cetak dan gula semut. Penyebutan coconut sangat penting untuk membedakan gula semut yang berbahan kelapa dari gula kristal lain yang bisa jadi terbuat dari tebu, aren/enau, siwalan, nipah, dan tanaman keluarga palma lainnya.
Selain dari salah kaprah dalam penyebutan, ternyata gula aren dan gula kelapa  juga berbeda indeks glikemiknya. Glikemik adalah senyawa di dalam gula yang berpengaruh pada nilai kemanisan kandungan masing-masing bahan. Indeks glikemik gula aren sebesar 70 sedangakan gula kelapa hanya sebesar 35 atau setengahnya. Sementara jika dibandingkan dengan gula putih atau gula pasir, indek glikemiknya tentu lebih tinggi mencapai 85 hingga 93.

Jadi, mana yang anda pilih? Gula pasir, gula aren atau gula kelapa?
-dari berbagai sumber-

Next post: Gula Putih dan Gula Merah.


Posted on 7/17/2020 12:15:00 PM | Categories: